Pelajaran adalah sebuah cara untuk
mendapatkan sesuatu yang lebih berguna bagi kehidupan kita. Seperti
halnya pengalaman. Perbedaannya terletak pada kejadian yang kita alami.
Kalau pelajaran, ini didapatkan sebelum kita melakukan sesuatu.
Sedangkan pengalaman, didapatkan setelah kita melakukan sesuatu, seperti
kita datang ke tempat yang belum pernah kita datangi sama sekali, atau
mungkin kita melakukan suatu kesalahan. Pelajaran umumnya berupa
tindakan yang nyata. Seperti belajar, berlatih, ataupun juga bermain.
Pelajaran di sini dalam konteks masyarakat tentunya.
Kalau kita berbicara pelajaran dalam
konteks pendidikan, sangat berbeda tentunya. Kita mengenal pelajaran
matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, TIK, fisika, biologi,
kimia, sejarah, geografi, sosiologi, dan masih banyak pelajaran lainnya.
Sekolah berfungsi juga sebagai sarana pembekalan kehidupan kita dengan
menggunakan ilmu yang notabenenya merupakan hal yang meningkatkan
tingkat intelektual kita. Kita dapat melihat bagaimana dunia ini
terjadi, mobil dapat bergerak, penyebab kita bisa hidup, dan perhitungan
matematis yang membuat semua itu pasti dan bukan ilmu kira – kira.
Dari kecil dan jauh sebelum memasuki
bangku sekolah, terlebih dahulu kita diajarkan pelajaran tentang ilmu
yang tidak bisa kita dapatkan dimana pun, yaitu di keluarga yang mana
mengajarkan kesopanan, keagamaan, kerajinan, dan masih banyak ilmu yang
membuat diri kita tidak bisa seenaknya saja menjalani kehidupan ini,
harus ada peraturan agar kita tidak masuk ke jurang kesalahan yang lebih
dalam. Ketika kita berada di sekolah, banyak sekali sebenarnya tujuan
yang harus kita capai. Sadar ataupun tidak, itu mempengaruhi kelakuan
kita di kemudian hari. Lalu, ketika kita mendapatkan suatu pelajaran
dari setiap mata pelajaran, seorang siswa umumnya diharuskan
mempraktikannya ataupun mencobanya di rumah, gunanya agar siswa tidak
cepat lupa terhadap informasi yang sudah disampaikan di sekolah. Tetapi
terkadang, siswa terlalu sibuk dengan dunianya, khususnya bagi mereka
yang masih terlihat kekanak – kanakan. Biasanya, hal yang kita dapatkan
dari satu pelajaran berbeda dengan pelajaran lainnya. Bacalah bidang
studi berikut ini.
- Agama, mempelajari tentang keagamaan, seperti normanya, tata ibadahnya, dan lain lain.
- Bahasa Indonesia, berisi tentang pemahaman bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, kita diajarkan untuk membuat proposal yang menggunakan EYD dan sesuai kerangkanya, tidak hanya itu saja membuat pantun dan puisi, puisi lama dan sastra melayu pun dapat dipelajari.
- Matematika, mempelajari tentang penghitungan menggunakan rumus yang sudah tersedia agar tercipta hasil yang sesuai dan pasti. Tetapi, pelajaran ini cukup sulit untuk ditaklukan materi demi materinya.
- Bahasa Inggris, belajar tentang bahasa yang dipakai di Inggris, akan tetapi bahasa baku bukan bahasa sehari – hari. Sebagian orang mengklaim bahwa dengan berbahasa Inggris kita dapat mengelilingi dunia. Sebagian besar berhasil tetapi sebagian tidak.
- Fisika, mempelajari tentang ilmu fisis sehari hari, seperti menghitung kecepatan, jarak fokus, suhu, waktu paruh, dan sebagainya.
- Kimia, sebenarnya tidak jauh berbeda antara ilmu kimia dan fisika. Hanya saja, yang dipelajari dalam ilmu kimia adalah ikut campurnya suatu molekul ke dalam suatu percobaan kita. Seperti proses bijih besi menjadi besi, air menjadi beracun, proses terbentuknya nuklir, dan berbagai molekul lainnya.
- Geografi, ilmu yang mempelajari tentang bumi.
- Sosiologi, ilmu yang mempelajari kehidupan sosial.
- Sejarah, ilmu yang mempelajari tentang kehidupan masa lalu. Tentang perang, tentang kerajaan, dan sebagainya.
- Ekonomi, mempelajari tentang keuangan.
- Kewarganegaraan, tentang undang – undang, dan berbagai peraturan tentang berwarganegara lainnya.
Kiat sukses belajar.
- Review kembali materi yang telah diberikan di sekolah
- Gunakan SKS (sistem belajar kebut semalam) apabila terpaksa, jika tidak latihlah kembali pemahaman anda dengan menggunakan waktu yang lebih luas. Misalkan seminggu kedepan ulangan semester, jangan gunakan SKS apabila tidak terpaksa. Biasanya, semeinggu sebelumnya guru mengurangi materi pelajaran bahkan meliburkan anak didiknya, gunakan waktu ini.
- Jangan mudah menyerah
- Tanamkan prinsip untuk mendapatkan ilmu, bukan untuk mendapatkan nilai. Karena kita sekolah bukan untuk mencari pion dan bukan untuk mencari gengsi, melainkan mencari ilmu. Di luar sana bukanlah nilai yang diadu, melainkan tingkat pemahaman anda.
- Gunakan waktu seefisien mungkin. Jangan terlalu dipaksakan, apabila anda sudah cukup mengerti tugas anda selanjutnya mereview kembali. Lalu, lakukan proses cool down terhadap otak kita.
- Bertanya selalu kepada orang yang lebih mengerti pelajaran yang sedang kita hadapi.
- Berdoalah selalu kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dialah yang menentukan kesuksesan kita. Kita hanya berusaha.
- Pelajar adalah(1)
0 komentar:
Posting Komentar